Sabtu, 01 Desember 2012

 RINDU BUATMU IBU

Ibu.. kau bagai lentera yg mampu terangi dan hangatkan jiwaku…
disaat hatiku gundah dan takut seperti ini biasanya kau peluk aku dan kau belai rambutku sembari mengucapkan “jangan takut ibu disini anak ku”
Tak terhitung berpa banyak cinta yg kau berikan untukku,
tak terhitung berapa banyak nyanyian yg kau nyanyikan di
kala aku akan terlelap…
sungguh kasihmu telah membuaiku…
 Dan saat itu tiba, saat dimana kau pejamkan mata mu untuk selamanya, aku hanya bisa terdiam, tak sepatah kata mampu terucap dikala dihadapanku tubuhmu terbujur kaku…
kau hanya diam dikala air mataku menetes,yg biasanya kau usap dengan tangan lembutmu…
Kini hanya lembaran cerita indah yg kubawa..
jauh sudah kuberjalan tanpa dirimu lg,..
tak tau kemana arah aku terus berjalan membawa cintamu..
berharap temukan tempat ku bersandar lg…
aku mencintaimu Bu, aku merindukanmu…
 
 
Air mata itu adalah permata, dan setiap musibah, ujian atau cobaan adalah pahala. Musibah, ujian atau cobaan yang kita rasakan malam ini begitu sangat perih dan pedih merupakan berkah yang tersembunyi wujud rahmat dan kasih sayang dari Allah bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa kepadaNya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar